NALAR.INFO – Penyerang andalan Norwegia, Erling Haaland, kembali menunjukkan kelasnya di panggung sepak bola dunia. Dua gol yang dicetaknya membawa Norwegia menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 sekaligus mengantarkan negaranya mencetak sejarah lolos ke perempat final untuk pertama kalinya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di New York/New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Minggu (5/7/2026) waktu setempat atau Senin pagi WIB, Haaland menjadi pembeda setelah mencetak gol pada menit ke-79 dan menit ke-90. Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada masa injury time (90+10′).

Kemenangan tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar di babak 16 besar. Norwegia berhasil mengakhiri perjalanan salah satu favorit juara sekaligus memastikan tiket menuju delapan besar turnamen.

Ketajaman Haaland pun kembali menjadi sorotan. Tambahan dua gol ke gawang Brasil membuat striker Manchester City itu telah mengoleksi tujuh gol sepanjang Piala Dunia 2026. Raihan tersebut menempatkannya di puncak daftar pencetak gol terbanyak bersama Kylian Mbappe dan Lionel Messi.

Sebelum membobol gawang Brasil, Haaland mencetak dua gol saat menghadapi Irak, dua gol ke gawang Senegal, serta satu gol ketika melawan Pantai Gading. Ia bahkan tidak dimainkan saat laga terakhir fase grup melawan Perancis karena diistirahatkan.

Tak hanya bersinar di Piala Dunia, Haaland juga memperpanjang catatan impresifnya bersama Tim Nasional Norwegia. Berdasarkan data Squawka, penyerang berusia 25 tahun itu kini telah mencetak gol dalam 14 pertandingan internasional secara beruntun.

Selama rentetan tersebut, Haaland membukukan total 27 gol atau rata-rata hampir dua gol di setiap pertandingan. Rekor itu dimulai saat Norwegia menghadapi Slovenia pada UEFA Nations League, November 2024, dan terus berlanjut saat menghadapi Kazakhstan, Moldova, Israel, Italia, Estonia, Irak, Senegal, Pantai Gading, hingga Brasil.

Dua gol ke gawang Brasil juga membuat Haaland masuk dalam daftar eksklusif pemain yang mampu mencetak dua gol ke gawang Tim Samba dalam satu pertandingan Piala Dunia. Ia mengikuti jejak sejumlah legenda sepak bola dunia seperti Isidro Lángara, Ernst Wilimowski, Sándor Kocsis, Zinedine Zidane, Toni Kroos, dan André Schürrle.

Sementara itu, statistik Sofascore menempatkan Haaland sebagai salah satu debutan paling produktif dalam sejarah Piala Dunia. Dengan koleksi tujuh gol, ia sejajar dengan Grzegorz Lato pada edisi 1974 dan berada di bawah nama-nama legendaris seperti Gerd Müller, Eusébio, Just Fontaine, Sándor Kocsis, Ademir de Menezes, dan Guillermo Stábile.

Performa luar biasa Haaland membuka peluang besar baginya untuk terus menambah pundi-pundi gol di Piala Dunia 2026. Tantangan berikutnya tidak akan mudah karena Norwegia akan menghadapi Inggris pada babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (11/7/2026).

Dengan performa yang sedang berada di puncak, Haaland kini menjadi tumpuan utama harapan Norwegia untuk melanjutkan perjalanan bersejarah mereka di Piala Dunia 2026.