NALAR.INFO – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyebut jaringan pipa air milik PAM Jaya yang telah berusia hingga 100 tahun menjadi salah satu faktor yang berpotensi menyebabkan terjadinya jalan ambles atau sinkhole di Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan Rano saat menanggapi peristiwa jalan ambles yang terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Menurutnya, banyak infrastruktur bawah tanah di Jakarta yang telah berusia sangat tua sehingga berpotensi memicu kejadian serupa di berbagai lokasi.

“Anda bisa bayangin usia 100 tahun pasti akan rapuh kan. Jadi jangan aneh kalau Jakarta akan terjadi amblas seperti itu karena Thailand pernah terjadi, Tokyo juga pernah terjadi, Thailand bahkan ekstrem di bawahnya ada MRT,” ujar Rano.

Ia menegaskan, potensi munculnya sinkhole tidak hanya berada di satu titik, melainkan dapat terjadi di berbagai wilayah Jakarta yang memiliki infrastruktur bawah tanah berusia tua.

Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membutuhkan keterlibatan masyarakat untuk membantu mengawasi dan melaporkan apabila menemukan indikasi kerusakan infrastruktur.

“Ok saya orang yang tidak suka menutup apa harus kita sampaikan, karena itu kita memerlukan transparansi dan keterlibatan publik. Mungkin saja terjadi sinkhole-sinkhole gitu,” katanya.

Rano menilai sosialisasi kepada masyarakat perlu diperkuat agar warga memahami risiko yang dapat muncul akibat kondisi infrastruktur yang sudah menua.

“Nah itulah makanya di sini perlu sosialisasi. Jadi sangat mungkin di Jakarta bukan hanya di satu tempat,” ucapnya.