NALAR.INFO – Massa pengurus dan kader dari Partai NasDem menggelar aksi demonstrasi di kantor redaksi Tempo pada Selasa (14/4/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas laporan utama Majalah Tempo edisi pekan ini yang menyinggung Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.

Polemik Berawal dari Laporan Utama

Kontroversi ini bermula dari laporan utama Majalah Tempo yang mengangkat isu terkait dinamika internal Partai NasDem. Dalam laporan tersebut, nama Surya Paloh menjadi salah satu sorotan utama.

Sejumlah kader NasDem menilai pemberitaan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi internal partai. Mereka menganggap adanya framing yang cenderung membentuk persepsi negatif terhadap partai dan kepemimpinannya. Perbedaan sudut pandang inilah yang kemudian memicu reaksi dari internal partai.

NasDem Sampaikan Aspirasi Secara Langsung

Sebagai respons, kader dan pengurus NasDem mendatangi langsung kantor redaksi Tempo. Aksi ini dimaksudkan untuk menyampaikan keberatan sekaligus meminta klarifikasi atas isi laporan yang dipersoalkan.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan aspirasi secara terbuka. Meski berlangsung dengan pengawalan, situasi tetap kondusif dan tidak terjadi insiden berarti.

Langkah ini dinilai sebagai upaya menyampaikan kritik secara langsung dalam koridor demokrasi.

Tempo Tegaskan Proses Jurnalistik Sesuai Standar

Menanggapi aksi tersebut, Pimpinan Redaksi Tempo, Setri Yasra, menyampaikan pernyataan resmi melalui siaran pers.

Tempo menyatakan menghargai langkah Partai NasDem yang datang langsung untuk menyampaikan aspirasi.

“Tempo menghargai dan mengapresiasi langkah Partai NasDem dalam menyampaikan aspirasinya secara langsung. Perbedaan perspektif terhadap pemberitaan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi,” demikian keterangan resmi redaksi.

Tempo juga menegaskan bahwa laporan utama yang dipublikasikan merupakan karya jurnalistik yang telah melalui proses verifikasi dan mengikuti standar profesional.

Seluruh materi pemberitaan disebut disusun secara akuntabel serta berlandaskan pada prinsip Kode Etik Jurnalistik.

Buka Ruang Klarifikasi, Ingatkan Mekanisme Dewan Pers

Selain menegaskan independensi pemberitaan, Tempo juga membuka ruang bagi pihak-pihak yang keberatan untuk memberikan klarifikasi.

“Tempo sudah dan akan selalu memberikan ruang bagi Partai NasDem atau pihak mana pun untuk memberikan klarifikasi atas temuan dalam laporan utama tersebut,” tulis redaksi.

Tempo juga mengingatkan bahwa penyelesaian sengketa pemberitaan dapat ditempuh melalui mekanisme yang diatur oleh Dewan Pers, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tempo Sampaikan Permintaan Maaf

Dalam pernyataan yang sama, Tempo turut menyampaikan permintaan maaf terkait dampak dari sampul laporan utama yang dinilai menyinggung Surya Paloh dan kader Partai NasDem.

“Berkaitan dengan dampak sampul laporan utama tersebut yang menyinggung Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan kader Partai NasDem, kami meminta maaf,” tulis redaksi..

Peristiwa ini mencerminkan dinamika hubungan antara media dan aktor politik di Indonesia. Kritik terhadap pemberitaan, ruang klarifikasi, serta mekanisme etik menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara kebebasan pers dan tanggung jawab jurnalistik.

Di tengah perbedaan pandangan, dialog terbuka dan jalur penyelesaian yang sesuai aturan menjadi kunci dalam merawat ekosistem demokrasi yang sehat. (Amen)