NALAR.INFO – Pebalap rookie Indonesia, Veda Pratama, mencatatkan hasil positif dalam balapan Moto3 GP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). Veda berhasil finis di posisi keenam setelah sempat bersaing di barisan terdepan.
Hasil tersebut membuat Veda unggul atas pebalap Malaysia, Hakim Danish, yang harus menyelesaikan balapan di posisi ke-14. Persaingan kedua pebalap Asia Tenggara itu turut memengaruhi posisi mereka dalam klasemen sementara Moto3.
Sepanjang balapan, Veda tampil agresif dan mampu bersaing dengan sejumlah pebalap di kelompok depan. Pebalap muda Indonesia itu bahkan sempat menempati posisi kedua sebelum persaingan kembali berlangsung ketat.
Veda akhirnya menyentuh garis finis di urutan keenam dan mengamankan tambahan 10 poin dari seri Mandalika.
Veda Naik ke Posisi Ketujuh Klasemen
Tambahan poin dari GP Indonesia membawa Veda Pratama mengumpulkan total 115 poin. Perolehan tersebut menempatkannya di posisi ketujuh klasemen sementara.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Veda dalam persaingan musim perdananya di kelas Moto3. Finis keenam di hadapan publik sendiri juga memperlihatkan kemampuannya bersaing dengan para pebalap lain di lintasan.
Sementara itu, Hakim Danish hanya mampu menambah dua poin setelah finis di posisi ke-14. Pebalap Malaysia tersebut kini mengoleksi 107 poin dan turun ke peringkat kesembilan klasemen sementara.
Posisi Danish tergeser oleh Matteo Bertelle yang berhasil finis keempat di Mandalika. Hasil tersebut membuat Bertelle mengumpulkan 109 poin, unggul dua poin dari Danish.
Hakim Danish Bangkit dari Posisi Start Terakhir
Perjuangan Hakim Danish di GP Indonesia tidak terlepas dari masalah yang dialaminya saat kualifikasi. Pebalap Malaysia itu terkena penalti karena melambat di racing line.
Akibat hukuman tersebut, Danish yang semula dijadwalkan memulai balapan dari posisi ke-18 harus mundur ke urutan ke-26 atau posisi paling belakang di grid start.
Meski menghadapi situasi sulit sejak awal, Danish mampu memperbaiki posisinya selama balapan. Ia berhasil merangsek ke depan hingga finis di urutan ke-14 dan membawa pulang dua poin.
Hasil tersebut menunjukkan upaya Danish untuk tetap bersaing meskipun harus memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan.
Persaingan Klasemen Makin Ketat
Hasil Moto3 GP Indonesia membawa perubahan pada persaingan papan tengah klasemen sementara. Veda Pratama kini berada di posisi ketujuh dengan 115 poin, sedangkan Matteo Bertelle menempati peringkat kedelapan dengan 109 poin.
Hakim Danish berada tepat di belakang Bertelle, yakni di posisi kesembilan dengan 107 poin.
Selisih poin yang relatif tipis membuat persaingan antarp pebalap masih terbuka pada seri-seri berikutnya. Bagi Veda, hasil di Mandalika menjadi tambahan berharga untuk menjaga posisinya di klasemen, sementara Danish perlu berupaya mengumpulkan lebih banyak poin pada balapan selanjutnya.
Penampilan Veda di hadapan pendukung Indonesia sekaligus menjadi salah satu sorotan dalam GP Indonesia 2026, setelah pebalap rookie tersebut mampu menembus enam besar dan mengungguli rival regionalnya.

Jurnalis di Nalar, Media Berbasis Data, Argumen dan Nalar









