Dijelaskan sejarah penemuan televisi bukanlah hasil karya satu orang saja, melainkan produk dari perkembangan banyak inovasi dan percobaan oleh berbagai ilmuwan selama beberapa dekade. Pada 26 Januari 1926, penemu asal Skotlandia John Logie Baird berhasil mendemonstrasikan sistem televisi mekanik pertamanya yang disebut Televisor di sebuah laboratorium kecil di London, di depan puluhan ilmuwan. Gambar yang ditampilkan masih kabur dan sederhana, namun menunjukkan bahwa gambar bergerak bisa ditransmisikan melalui udara.
Konsep dasar televisi berkembang dari berbagai penemuan sebelumnya, termasuk penyelidikan tentang penggunaan selenium untuk mengubah cahaya menjadi sinyal listrik dan pemikiran teknis lain yang membantu menjadikan ide televisi nyata. Istilah television sudah diperkenalkan pada awal abad ke-20 oleh insinyur Rusia Konstantin Perskiy, jauh sebelum teknologi itu benar-benar dapat diwujudkan.
Selain Baird, para penemu dan perusahaan di Eropa dan Amerika juga berkompetisi mengembangkan teknologi serupa pada masa yang hampir bersamaan, yang kemudian mempengaruhi evolusi televisi ke arah sistem elektronik yang lebih maju. Televisi mekanik Baird akhirnya ditinggalkan pada 1930-an oleh teknologi televisi elektronik yang lebih efisien, meskipun eksperimen awalnya tetap penting dalam sejarah penemuan televisi.
Setelah berkembang, televisi menjadi salah satu media paling berpengaruh di dunia modern, merubah cara masyarakat menerima informasi dan hiburan.
Baca Lebih Mendalam di National Geographic

Editor Nalar, sebuah media yang berfokus pada kekuatan data, ketajaman argumen, dan kejernihan nalar.








